ARTIKEL, Politik

PKS, keluar dari Koalisi?

Sikap konsisten Partai Keadilan Sejahtera dalam paripurna pengambilan keputusan terkait rencana kenaikan harga BBM membuat sejumlah politisi asal Partai Demokrat meradang. Banyak yang meminta PKS dikeluarkan dari koalisi, termasuk ketua umum PD, Anas Urbaningrum, meminta SBY untuk segera mengevaluasi keberadaan PKS didalam setgab koalisi. PKS dinilai seringkali “bandel” terhadap kebijakan yang dikeluarkan pemerintah.
Sikap PKS adalah suatu sikap yang baik dalam berdemokrasi, selain bahwa koalisi yang dibangun PKS adalah sebagai mitra dalam membangun bangsa Indonesia juga sebagai mitra kritis pemerintah khususnya didalam memberikan masukan konstruktif terhadap permasalahan bangsa yang kompleks. Koalisi ya koalisi tapi tidak seperti kerbau yang dicolok hidungnya, ikut kemanapun orang yang menariknya. PKS memiliki garis perjuangan, dan selama itu untuk kebaikan dan membangun bangsa serta masyarakat Indonesia maka PKS akan selalu berada di garda terdepan dalam membelanya, sebaliknya apabila kebijakan tersebut dinilai tidak berpihak kepada rakyat maka PKS menempatkan dirinya sebagai partai yang selalu konsisten membela aspirasi rakyat Indonesia.
Hal ini sudah dibuktikan dalam pengambilan keputusan terkait kenaikan BBM, PKS konsisten menolak demi memperjuangkan aspirasi rakyat. Dan apabila sikap ini membuat beberapa orang politisi di partai pemerintah merasa risih dan kemudian meminta PKS untuk dikeluarkan dari koalisi ya wajar saja, tapi yang perlu diperhatikan bahwa keluar atau tidaknya PKS dari koalisi adalah keputusan dari SBY langsung, sebagaimana SBY memasukkan Partai Golkar ke dalam koalisi setelah pilpres yang tanpa harus meminta masukan dari partai lain di setgab, termasuk pula saat PKS mengirim surat kepada SBY mengenai solusi terhadap kenaikan harga BBM juga tidak pernah dibahas di setgab terlebih dahulu. Jadi biarkanlah keputusan PKS tetap atau keluar dari koalisi diputuskan oleh SBY karena dia sebagai ketua setgab yang memiliki hak tersebut.
Menyikapi soal ini, PKS belum membahas apakah akan keluar dari koalisi. Karena keputusan ini melalui rapat majelis syuro. tapi yang pasti dari itu semua, PKS baik itu berada di dalam koalisi ataupun tidak akan tetap konsisten membela aspirasi dan kepentingan rakyat, mendukung kebaikan, dan terus berusaha dalam upaya menyejahterakan masyarakat indonesia.

About Febriansyah

FEBRIANSYAH, CH, CHt, CNLP, NNLP Pract. adalah seorang Master, Profesional Trainer, Motivator, Provocator, Inspirator, Fasilitator, Creator, Instructor, Coach yang sangat berpengalaman dalam dunia Human Resources Development

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

KALENDER

April 2012
S S R K J S M
« Feb   Jun »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

MY TWITTER

Masukkan alamat email Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui email. Syukron

Bergabunglah dengan 13 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: